Jumat, Juli 25, 2008

hari yang slalu teringat

terasa sepintas waktu berlalu
hingga tiba hari
dimana masa lalu begitu indah
ingat akan hangatnya pelukan
buaian ciuman dan timangan
kini sang waktu telah mengajarkan
berbagai cerita angan dan
harapan bagi kehidupan
yang khan slalu dapat berguna
guna mengarungi masa
besar asa telah memanggil
tuk gapai cita membumbung tinggi
tuk raih cinta memesona
alunan indah sang waktu khan slalu
menemanimu menjagamu menitihmu
hingga gapai keanggunan pesonamu

Kamis, Juni 19, 2008

kamu

aku merindukanmu...
bukan karena aku mencintaimu
tapi karena kau adalah lelakiku
dan ku inginkan kau ada disini

-tsaqOFAh-

mimpi

Ketika angan mulai meraja
Kembali ku tak mampu buahkan nyata
Tak seindah asa yang telah ku rajut
Indah yang baru saja terjalin
Kini hilang tiada bekas
Dan kini…lagi… ku terjatuh

-tsaqOFAh-

syair ku...

Lihatlah aku…
Buat dirimu bangga karena telah mencintaiku
Dan jangan pernah sesali
Karena telah memilihku sebagai cinta terakhirmu
Atas nama cinta…
Ku ukir namamu dihatiku

-tsaqOFAh-

Senin, Mei 26, 2008

tuk ku ingkari

kupandang bulan dengan senyuman
seakan kuperoleh balasan darinya
kurasakan tenang dia disana
walau tanpa teman di angkasa
seperti nuraniku yang berkata
dimana gerangan kekasih hati
kutatap lagi bulatnya penuh
sekarang dengan nada menuduh
apakah dia benar bahagia
ataukah enggan untuk bersama
dengan bintang yang selalu
terangi hatiku dengan cintanya
ingin aku menemani rembulan
agar belaian angin malam
tak buatnya jadi gelisah
tapi aku telah mempunyai
sebuah bintang yang tak mungkin
tuk ku ingkari

Senin, Mei 12, 2008

kaulah bintangku

senantiasa berdiri dalam gelap
mencoba memilah diantara
berjuta pendaran
tak satupun mampu berpijar
dalam kosongnya ruang jiwa
beralih pada dunia kasat mata
mencoba mencari diantara
berjuta wajah
hingga kutemukan pijarnya
dalam jiwa seorang gadis
akankah dapat selalu
kuperoleh sinar terangnya
untuk tunjukkan jalan
cerita kisah kasihku

asing

Aku bosan dengan sepi
Namun…
Tak pula aku suka hingar maupun bingar
Entah dimana aku berada

-tsaqOFAh-

mulaku

kuhirup udara juli senja
dengan teriakanku yang menggema
membulirkan butiran tirta
buah rasa haru dan sayang
dari seorang pria
dari seorang perempuan
yang mengikatku
dengan darahnya

robin

siulnya tenangkan hatiku,
kala mentari coba merangkak
tuk menghangatkan bumi.
tariannya serap perhatianku
disaat aroma mimpi masih merebak.
seolah menyuruhku
tuk segera mandi
dengan sinar sang surya,
dan bermain dengannya.
tampak indah kemilaau bulunya
biaskan pelangi dari hati yang damai,
seakan ingin menemaniku,
seakan ingin memelukku,
seakan ingin memanjakanku,
hingga datang senja.

Jumat, April 18, 2008

jangan salahkan malam

maafkan malam
yang berikan kelam.
dan gantikan mentari
dengan bulan yang berseri.
maafkan malam
yang banyak diam.
demi temani
indahmu dalam mimpi.
maafkan malam
yang kadang mencekam.
hanya coba tuk beri kesan
agar tak terlupakan.

rindu

saat mentari mulai surut,
larutkan bayangku yang kian pudar..
ditemani hembusan angin sore
yang perlahan membisik lirih,
diselingi riak air
dan nyanyian camar..
bisikan rindu pada kekasih hati,
bisikan kasih pada yang tercinta,
bisikan cinta pada belahan jiwa..
tawanya terlihat mata batinku,
harumnya terdengar dalam kalbuku,
tercium kecantikannya dalam rinduku..